Berikut Ini Zona Wisata di Palabuhanratu yang Kudu Kalian Kunjungi


Pantai Pelabuhan Ratu tak nama yang heran lagi untuk masyarakat Indonesia, karena selain dikenal sebagai kawasan wisata juga mempesona perhatian luruh sejumlah mitos dan teka-teki yang melingkupinya, terutama mitos tentang Superior Laut Daksina. Dijadikannya tempat wisata ini sebagai teritori shooting beberapa judul film dan video yang bercerita tentang Nyi Roro Kidul, semakin mendindingi stigma bahwa Pantai Pelabuhan Ratu tidak hanya teritori yang indah tapi juga angker!

Kemuliaan Pantai Pesanggrahan Ratu sudah dikenal semenjak lama. Terlebih, Proklamator sekaligus Presiden Perdana RI, Ir. Soekarno di tahun 1960 sempat merias tempat peristirahatan di Renjo Resmi. Berpangkal dari inisiatif Soekarno juga di kerajaan pantai berikut didirikan satu diantara hotel mewah, yaitu Samudra Beach Pondok yang pembangunannya hampir bertumbukan dengan Bali Beach Hotel dan Pondok Indonesia.

Bukan hanya wisatawan dalam negeri sekadar, turis ganjil pun pun banyak yang berkunjung ke Pantai Pelabuhan Ratu, terutama yang menganak-emaskan oleh selira selancar, karena di seputar perairan Pelabuhan Ratu tersembunyi sedikitnya 9 titik mandala berselancar, ialah Sunset Beach, Samudra Beach, Karang Haji, Batu Sedih, Cimaja, Karang Sari, Riak Tujuh, Indicator, serta Pucuk Genteng.

Asal-usul Nama Rantau Pelabuhan Suri

Pesona Pantai Pelabuhan Suri
Secara geografis Pantai Pelabuhan Ratu berbatasan dengan Segara Hindia dan di sosok sebelah selatan Jawa Barat. Jaraknya dengan Jakarta sekitar 137 km yang siap ditempuh dengan kendaraan sekitar 3 – 4 weker perjalanan, sela dari Bandung sekitar 153 km, padahal jarak Pesanggrahan Ratu secara Pelabuhan Merak Banten sekitar 244 km.

Pantai Pesanggrahan Ratu dalam zaman Hindia Belanda biasa dengan nama Wijnkoops-Baai. Berdasar pada administratif Pelabuhan Ratu yaitu nama sebuah kecamatan sekali lalu nama atas ibukota Kabupaten Sukabumi, Zona Jawa Barat. Kecamatan Pesanggrahan Ratu terdiri atas 9 desa serta 1 kelurahan.

Dengan tahu struktur eksekutif tersebut dapat diketahui kalau nama Rantau Pelabuhan Maharani diambil dari nama lokasi kecamatan. Karena itu, bila berbicara mengenai kawasan wisata Pantai Pelabuhan Ratu, oleh sebab itu bukan seharga Pantai Pelabuhan Ratu sekadar yang dimaksud, tapi juga tempat-tempat wisata lain yang ada pada kecamatan Pelabuhan Ratu, sebagaimana Pantai Kerakal Hawu, Pemandian Air Panas Cisolok, Pantai Cimaja, Liang Lalay, dan yang lain.

Tempat-tempat Wisata di Pelabuhan Ratu
Bukan tanpa alasan apabila nama Pesanggrahan Ratu mendunia dan sungguh dikenal guna destinasi wisata sejak satu abad yang lalu, karena kawasan itu memang punya beberapa spot wisata yang menawan. Sejumlah diantara teritori wisata itu adalah:

1. Pantai Pelabuhan Ratu

Inna Samudra Beach Pelabuhanratu Hotel (foto: bandung. panduanwisata. id)
Selain seri pantai berpasir coklat serta gulungan ombaknya yang semampai, keberadaan pondok mewah “Inna Samudra Beach Pelabuhan Maharani Hotel” beranggapan lebih dari tempat wisata yang wahid ini. Nilai lebih tersebut tidak hanya terkait dengan tersedianya saluran penginapan berperingkat internasional, tetapi juga muka mistis yang menyertai pondok tersebut.

Sosok mistis yang dimaksud terletak di lantai 3 tepatnya di ruang 308 yang dipercaya ialah kamar daripada Ratu Nyi Roro Kidul. Palabuhan Ratu Geo Park Begitu buntal daya tarik daripada kamar itu sehingga setiap harinya tersembunyi puluhan terutama ratusan orang yang bersedia antri menunggu giliran untuk dapat merasuk dan mengamati suasana dalam kamar.

Bagi pengunjung yang hanya sekadar ingin melihat suasana dalam kamar Permaisuri Nyi Roro Kidul, sebelah pengelola pesanggrahan menarik dana sebesar Rp. 15. 000, dan jika ingin bersemedi pada kamar tersebut dengan saat maksimal 1 jam dikenakan tarif sejumlah Rp. 125. 000

2. Pantai Pelataran Hawu

Pantai Karang Hawu
Daya tarik dari Pantai Susun Hawu merupakan garis pantainya yang sepanjang 4 km, karena perenggan pantai tersebut memiliki dua sisi yang berbeda. Satu diantara sisinya berhiaskan batuan serta bebukitan susun yang tidak henti-hentinya dihempas oleh ombak, padahal sisi lainnya berupa landasan pasir yang berwarna putih kecoklat-coklatan.

Rantau Karang Hawu juga tidak sedikit dikunjungi para wisatawan karena tempat tersebut dikelola beserta sangat baik, seperti memilikinya gazebo-gazebo untuk tempat prei sambil menjumpai pemandangan pantai, serta trotoar untuk para pejalan sagang.

3. Rantau Cimaja

Pesisir Cimaja
Pantai Cimaja dikenal sebagai tempat favorit karet peselancar sebab gulungan ombak di kawasan perairan ini bisa meraih ketinggian terlintas 4 meter. Karena ini pula Pantai Cimaja selalu dijadikan sebagai tempat untuk menggelar kompetisi surfing.

Gak hanya para peselancar aja yang siap menikmati aktifitasnya di teritori wisata berikut, tapi juga wisatawan lain yang seharga sebagai tanda. Karena kecuali dapat menyaksikan aksi dari para peselancar, mereka yang hanya jadi penonton pula dapat menjumpai keindahan vista pantai tandus batu-batu periode yang terhampar di sepanjang tepian pesisir.

4. Pesisir Loji

Pantai Loji
Diantara pantai-pantai yang ada dalam kawasan Pesanggrahan Ratu, Rantau Loji siap dibilang sedikit begitu dikenal dan jarang didatangi wisatawan. Hal itu selain disebabkan karena minimnya informasi mengenai pantai tersebut juga karena Pantai Loji belum dikelola dengan cantik. Padahal keindahannya tidak rontok dari pantai-pantai yang lain.

Batu-batu karang gede yang kisruh memenuhi hampir semua sudut pantai yang berpadu dengan birunya air laut serta ombak yang tidak pernah keluar bergulung juga berlatar tulat cerobong PLTU di kejauhan memberikan susunan keindahan yang berbeda. Ada pula kira-kira spot menarik untuk pengambilan foto.

Sayangnya, karena belum dikelola dengan baik, membuat tempat tersebut relatif sirep dari wisatawan. Tempat yang sepi itulah justru yang menjadi zona ideal bagi para pemancing yang mengira peruntungannya dalam atas batu-batu karang lalu memegang kail.

5. Pantai Citepus

Pesisir Citepus
Tempat yang substansial membuat Rantau Citepus terus-menerus ramai dikunjungi wisatawan, terlebih pada tatkala liburan. Selain lokasi yang strategis daya tarik alam yang dimiliki rantau ini juga memiliki daya pikat tersendiri tandus garis pantainya yang mempunyai panjang sekitar 5 km. Pantai ini memiliki tempat yang rendah sebelah sehingga landas pasir yang ada dalam atasnya tampak seperti puadai raksasa.

6. Pantai Cibangban

Pantai Cibangban
Sama halnya dengan Rantau Loji, suasana di sekitar Pantai Cibangban relatif lengang jika dibandingkan dengan teritori wisata beda yang ada di kawasan Pelabuhan Maharani. Namun demikian, pantai ini memiliki daya pikat tersendiri tuntas pasirnya yang lembut berwarna hitam keabu-abuan, air lautnya yang bersih dan jernih, serta ombaknya yang tidak demikian besar oleh karena itu lebih sejahtera untuk tersebut yang ingin mandi dan berenang dalam laut. Bagi yang hobi fotografi, menjunjung perahu nelayan yang berjajar di sisi pantai mampu dijadikan poin untuk menciptakan gambar yang menarik menjalani lensa kameranya.

7. Pemandian Air Gawat Cisolok

Pemandian Air Genting CisolokTidak hanya wisata rantau saja yang terdapat pada kawasan Pesanggrahan Ratu namun demikian juga pemandian air gawat. Berbeda dengan pemandian uap panas wajar pada biasanya yang berisi belerang, air panas yang terdapat dalam Pemandian Larutan Panas Cisolok tidak mempunyai kandungan minyak ringan sehingga bukan menebarkan raksi yang menyengat. Hal ini disebabkan karena air demam yang terdapat di sini sumbernya berasal daripada geyser.

Ditemui tiga tutul semburan geyser yang ada di Pemandian Air Gawat Cisolok yang masing-masing geyser memiliki sentakan air dengan suhu sekitar 80O Celcius. Karena panasnya air yang menyembur mulai geyser itu, membuat pengunjung tidak piawai berada terlalu dekat secara titik sembur.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *